ruang 5

baju pengantin melayu akad nikah

Deskripsi Koleksi

Baju Pria menggunakan jubah panjang berwarna merah  menyala dengan dalaman berwarna putih. Pakaian ini menyerupai gaya busana bangsawan atau raja Melayu klasik.
Kalung emas dan topi berhias menunjukkan kekuasaan dan kemuliaan.

Busana wanita yaitu mengenakan kebaya atau kurung panjang berwarna ungu metalik keemasan yang mewah, terbuat dari kain brokat atau songket berpola bunga emas.
Warna ungu dan emas melambangkan keanggunan, kemewahan, dan kebangsawanan.

Sementara hiasan kepala besar menunjukkan kesiapan menjadi istri serta bagian dari penghormatan adat. Pakaian pengantin ini dipakai pada saat Akad nikah pada zaman dahulu di kalangan masyarakat Melayu Kepulauan Riau.

Collection Description

Men’s clothing uses a long bright red robe with a white lining. This clothing resembles the style of classical Malay nobility or kings. 

Gold necklaces and decorated hats indicate power and nobility. 

Women’s clothing is wearing a luxurious metallic purple gold kebaya or kurung, made of brocade or songket with gold floral patterns. Purple and gold symbolize elegance, luxury, and nobility. 

While the large headdress indicates readiness to become a wife and is part of customary respect. 

This bridal attire was worn during the marriage contract in ancient times among the Malay people of the Riau Islands.

Jenis Bahan

Kain berbenang emas serta kain polos berwarna merah dan putih.

Jenis Koleksi

Etnografika : Yakni koleksi yang berkaitan dengan benda-benda hasil budaya manusia, termasuk alat-alat yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ukuran Koleksi

-

Formulir Keluhan Pengunjung